Tips Membedakan Beras Asli dan Beras Sintetis


Girls, belakangan ini makin marak tindak kejahatan yang di lakukan dengan sangat rapi. Nah, salah satu kejahatan yang sangat meresahkan saat ini adalah tindakan pemalsuan beras. Tidak tanggung-tanggung, pelaku kejahatan pemalsuan beras tersebut menggunakan bahan plastik sintetis untuk membuat dan memproduksi plastik yang bentuknya sangat mirip dengan beras.

Tips Membedakan Beras Asli dan Beras Sintetisimage via smartwebsite.ru

Sangat sulit untuk mendeteksi penyebaran atau penjualan beras sintetis yang berbahan dasar plastik ini, karena sifat distribusinya yang sangat terselubung dan di sokong dengan biaya sangat mahal dari pelaku kejahatan yang berkocek tebal.

Padahal, bahan plastik sintetis yang di gunakan untuk membuat beras palsu tersebut di duga kuat dapat mengakibatkan gangguan kesehatan, terutama dapat mempercepat pembentukan sel-sel kanker. Bahan plastik sintetis yang digunakan untuk membuat beras sintetis atau beras palsu secara kimiawi bersikat karsinogenik alias dapat ikut berperan dalam pembentukan sel kanker, seperti kanker saluran cerna, kanker payudara, dan sebagainya.

Dengan demikian, ada baiknya jika kamu bisa lebih berhati-hati dan lebih selektif saat membeli makanan pokok yang satu ini. Agar kamu bisa lebih waspada dan terhindar dari konsumsi beras sintetis, tips-cewek.com akan memberikan kamu tips-tips mudah untuk mengenali beras asli dan beras sintetis.

Tips membedakan beras asli dan beras sintetis

Tips untuk membedakan beras asli dan beras sintetis yang pertama adalah perhatikan tekstur biji beras yang akan kamu beli.


Biji-biji beras yang asli memiliki tekstur yang lebih rapuh dan lebih mudah di patahkan dengan jari atau kuku. Sedangkan beras sintetis yang di buat dari bahan dasar plastik, biasanya memiliki tekstur lebih keras dan sangat sulit untuk di patahkan.

Tips kedua untuk membedakan beras asli dengan beras sintetis adalah perhatikan warna biji-biji beras.

Beras yang berasal dari alam memiliki warna yang khas, yaitu putih keabu-abuan dan cenderung memiliki residu debu yang di hasilkan pada saat biji-biji beras di giling dan di pisahkan dari kulitnya. Berbeda jauh dengan beras sintetis yang akan terlihat lebih putih dan lebih bersih.

Kita sebagai konsumen jangan mudah terperdaya dengan penampilan beras yang terlihat lebih putih dan bersih seperti ini, karena bisa saja beras tersebut adalah beras yang di buat dengan bahan plastik sintetis atau telah melewati proses pemutihan dengan menggunakan bahan kimia pemutih.

Tips mudah selanjutnya untuk membedakan beras asli dengan beras sintetis adalah perhatikan warna air pada saat kita membilas beras tersebut.

Sebelum memasak beras, biasanya kita akan membersihkan beras yang akan di masak dengan menggunakan air yang bersih. Nah, perhatikanlah warna air bekas rendaman atau air bekas membersihkan tersebut. Jika warna air pada saat rendaman pertama terlihat lebih jernih, maka kamu harus berhati-hati.

Sebagaimana yang di jelaskan di atas, bahwa beras yang alami biasanya memiliki residu debu dari proses penggilingan padi menjadi beras. Sehingga, dalam kondisi normal, air rendaman atau air yang digunakan untuk membersihkan beras akan terlihat keruh.

Cara mudah yang terakhir untuk membedakan beras asli dengan beras sintetis adalah perhatikan tekstur beras yang telah matang.

Beras sintetis akan menjadi lebih lembek setelah dimasak dengan menggunakan air. Selain itu, beras sintetis juga tidak akan menjadi basi, karena bahan plastik pada dasarnya tidak dapat menjadi basi karena kontaminasi bakteri atau jamur yang dapat menyebabkan pembusukan.

Nah, demikian sedikit ulasan singkat tentang cara mudah atau tips membedakan beras asli dan beras sintetis. Semoga bisa bermanfaat untuk kamu ya girls! :)



Tinggalkan komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Attention girls! Pastikan email yang di masukkan benar, karena setiap balasan komentar akan terkirim ke email dan ditampilkan pada halaman ini. 💌