7 Tips dan Cara Menghadapi Pelaku Bullying


Bullying sebenarnya bisa terjadi di mana saja – sekolah, kampus, kantor, bahkan di lingkungan rumah. Sayangnya, banyak korban bullying yang tidak dapat mengatasi masalah bullying yang di alaminya. Sehingga si korban akan merasa tertekan, bahkan dalam beberapa kasus mencoba untuk mengakhiri hidupnya.

7 Tips dan Cara Menghadapi Pelaku Bullying
Mengapa bullying bisa terjadi?

Biasanya pelaku bully memiliki latar belakang sosial yang kurang harmonis. Misalnya dia adalah korban broken home, merasa sakit hati, merasa paling hebat, sering bersedih, dan sebagainya. Mereka butuh menyalurkan dan melampiaskan rasa emosi yang mereka rasakan – salah satunya adalah dengan cara membully orang lain.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan tindakan preventif untuk menghindari terjadinya bully. Dalam tips kali ini tips-cewek.com akan mencoba membahas secara spesifik agar kamu (khususnya kamu yang menjadi korban bully) bisa menghadapi pelaku bullying dengan baik dan tidak salah langkah.

Tips dan Cara Menghadapi Pelaku Bullying

 

#1. Jangan bereaksi saat di bully

Pembully biasanya akan merasa senang jika melihat korbannya terlihat marah, sedih, atau menangis. Oleh karena itu, hal terbaik untuk kamu lakukan adalah tidak menampakkan reaksi apapun saat kamu di bully.

Cobalah untuk pergi menjauh saat mereka mencoba untuk mengganggu kamu.

#2. Kamu sebenarnya punya kekuatan kok!

Setiap manusia terlahir kedunia dengan membawa kekuatan di dalam dirinya. Termasuk kamu! Saat tukang bully mulai beraksi, cobalah rasakan kekuatan ini mengalir di dalam tubuhmu, sehingga kamu akan menjadi lebih kuat.

#3. Jangan dekati pembully

Cobalah untuk menjaga jarak dengan pembully, karena pembully biasanya akan menjadikan kamu sasaran empuk untuk di ganggu saat dekat dengan mereka. Selain itu, cobalah selalu berada di dekat sahabat atau teman kamu, karena pembully akan merasa risih jika melancarkan aksinya saat kamu berada di dekat dengan orang lain.

#4. Jadilah lebih pintar daripada si tukang bully

Percaya atau tidak, mereka yang suka membully biasanya memiliki kecerdasan di bawah rata-rata. Mereka akan minder jika kamu bisa lebih pintar daripada mereka.

#5. Ikut belajar beladiri

Cobalah untuk mengikuti olahraga beladiri – karate, taekwondo, silat, dan sebagainya. Olahraga beladiri dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri, menjaga kesehatan, dan kamu juga bisa belajar untuk menjaga diri sendiri.

7 Tips dan Cara Menghadapi Pelaku Bullying

Tukang bully cenderung mencari mangsa cewek yang tampak lemah dan tidak berdaya. Jika kamu bisa menguasai bela diri, maka jangan harap mereka akan mencoba mendekati kamu.

#6. Ingatlah, kamu punya potensi besar!

Pembully kadang-kadang akan menyerang kamu dengan kata-kata kasar, makian, atau kata-kata yang membuat kamu malu.

Jadi, cara menghadapi pelaku bullying selanjutnya adalah jangan dengarkan ucapan mereka itu, karena pada prinsipnya kamu memiliki potensi yang besar untuk menjadi apapun yang kamu mau. Jangan biarkan apa yang mereka katakan membuat kamu kehilangan semangat dan potensi ini!

#7. Jangan pernah membalas bully-an mereka.

Saat kamu di bully, maka usahakan untuk tidak membalas bully-an yang mereka lakukan. Karena hal ini hanya akan memperkeruh suasana, dan membuat kamu kehilangan kontrol.

Stay focus! Jika memungkinkan mintalah bantuan pihak ketiga (misalnya guru pembina kesiswaan, wali kelas, atau kepala sekolah) untuk membantu kamu.

Simpulan

  • Bullying adalah masalah yang penting untuk di ketahui dan di selesaikan, karena bisa berdampak negatif kepada korbannya.
  • Setiap kata-kata buruk dari tukang bully tidak usah di masukkan kedalam hati. Sebab mereka ingin kamu merasa down dan bersedih. Jika kamu merasa di fitnah, cobalah memberikan penjelasan kepada teman-temanmu bahwa apa yang di sampaikan oleh pembully adalah hal yang tidak benar.
  • Stay calm, dan komunikasikan apa yang terjadi padamu dengan ortu, sahabat, atau orang yang kamu percaya.

Semoga tips dan cara menghadapi pelaku bullying ini bisa bermanfaat buat kamu! Keep fun, and keep away from bully.

Advertisement


9 Komentar

  1. sebenarnya poin-poin diatas itu bersinggungan satu sama lain jika kita merasa tertekan otak kita dengan tidak sadar akan berfikir untuk mencari solusi tersebut maka disini kita perlu sabar jangan sampai emosi mengendalikan dengan begitu masalah yang ditimbulkan akan berkurang dan juga jika kita mengabaikannya ada kemungkinan pembully tersebut akan bosan karena tidak adanya balasan dari interaksi yang diberikan olehnya. Inti dari semua permasalahan ini adalah ketahanan mental kita yang diuji jika lemah cobalah untuk bersabar dan berdo’a dan jika kuat coba untuk mengabaikannya.

    • hai, apa yang kamu sampaikan memang benar. saat di bully, kita harus memiliki mental yang kuat, dan yakinlah bahwa kita bisa menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

  2. apa yang harus saya lakukan ketika saya terus di teror dan di bully… Sehingga dia ( lelaki ) akhirnya berani bermain fisik…

    • Jauhin aja si laki-laki tsb, dan segera konsultasikan dengan pihak yg berwenang, dalam hal ini guru kesiswaan atau orang tua.

  3. saya sering dibully dan saya sering dipermalukan dan peralatan peralatan sekolah saya sering di sembunyikan padahal saya juga tidak pelit suka menolong dan saya sudah ikutin cara mu sis tapi tetep dibully bagaimana kak saya jadi pemalu dan kuper

  4. sebenarnya anda hanya butuh sedikit waktu saja untuk merenung,”apa yang salah sama gue” kemudian berdoa lah,mungkin saja anda banyak masalah karena kurang bersyukur atas diri anda,anda hanya akan memperkeruh diri anda sendiri kalo dengerin omongan orang. saya punya teman teman yang faker,tapi saya tetap bersikap seadanya saja,kalaupun mereka membenci cukup beri senyuman dan jadi lah diri sendiri,anda bisa menjadikan kelemahan anda sebagai penambah kelebihan. jadi lah orang yang percaya diri,kembangkan talenta anda,kalo ada masalah cerita sama Tuhan dulu baru kesahabat,dan kuasa doa mampu merubah segala nya yang tak terpikirkan manusia.sukses ….-glorya

  5. Kak, kalau misal kita udah diam, terus kita malah dibilang pengecut
    Dan jika kita mengadukan pada guru, kita bilang tukang ngadu,
    Lalu apa yg harus kita lakukan?

Silakan tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*