Kenali 4 Dampak Insomnia Pada Kulit Wajah

Padatnya kegiatan sehari-hari menuntut tubuh kita untuk tidur dan beristirahat. Tidur yang baik untuk kita normalnya memiliki rentang waktu 7 sampai 9 jam perhari. Jika kalian tidur kurang dari 7 jam maka badan bisa menjadi lemas dan susah untuk berkonsentrasi.

Kamu harus berhati-hati jika kamu memiliki kebiasaan kurang tidur karena bisa jadi ini merupakan gejala bahwa kamu mengalami insomnia. Insomnia selain berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh juga bisa mengakibatkan efek negatif pada kulit wajah.

Pada saat tidur tubuh bekerja membentuk dan meregenerasi sel-sel kulit baru serta terjadi proses untuk mengembalikan kecantikan kulit secara alami. Berikut ini adalah daftar beberapa dampak negatif insomnia atau kurang tidur pada wajah.

Kenali 4 Dampak Insomnia Pada Kulit Wajah

Dampak Insomnia Pada Kulit Wajah

1. Mempercepat penuaan

Dalam beberapa penelitian ditemukan fakta bahwa orang yang mengalami insomnia wajahnya akan timbul kerutan-kerutan sehingga tampak lebih tua dari pada umurnya.

Pada keadaan yang normal, tubuh akan membentuk kolagen yang berfungsi untuk menjaga kesehatan dan peremajaan kulit ketika seseorang tidur. Kolagen sendiri akan mencegah penuaan dini. Jika kalian sering mengalami waktu tidur yang tidak teratur, maka pembentukan kolagen juga tidak akan berjalan secara normal. Hal inilah yang memicu kerutan pada wajah.

2. Kulit wajah menjadi kusam

Semakin sering waktu tidur kita terganggu, maka sistem kekebalan tubuh akan semakin menurun sehingga pada saat bangun badan menjadi lesu, lemah dan tidak bersemangat.

Tubuh kita memiliki mekanisme untuk memproduksi zat hyaluronic yang berfungsi untuk mencerahkan kulit wajah. Semakin sering waktu tidur kita terganggu maka hyaluronic akan di produksi dalam jumlah yang tidak tepat. Akibatnya kulit menjadi kusam, terutama pada kulit wajah.

3. Timbulnya kantung mata yang besar

Kantung mata besar atau yang lebih dikenal dengan ‘mata panda’ merupakan bukti nyata bahwa kamu kurang tidur. Kurangnya tidur menyebabkan pembuluh darah dibagian bawah mata melebar dan menimbulkan warna gelap. Selain itu efek lain yang dapat ditimbulkan mata menjadi bengkak.

4. Menimbulkan jerawat

Ketika tubuh kita tidak mendapatkan jam tidur (istirahat) yang cukup, maka tubuh akan mengalami peningkatan hormon kortisol yang menyebabkan kulit memproduksi sebum (lemak) lebih banyak. Jumlah hormon kortisol yang terlalu tinggi akan menyebabkan tubuh rentan terhadap peradangan serta inflamasi, salah satunya adalah peradangan pada kulit yang berupa jerawat.

Oleh sebab itulah, sebaiknya kamu bisa mengatur pola tidur yang jumlahnya cukup. Dengan tidur yang cukup maka produksi kolagen akan bekerja secara maksimal sehingga kelembaban dan kesehatan alami kulit dapat terjaga dengan baik. Yuk jaga kesehatan kulit wajah dan tubuhmu dengan tidur yang cukup!

Artikel kontribusi Annisa Fadilah. ^^

Advertisement

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.

Silakan tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*