Benarkah Sosialiasi Vaksin HPV Masih Sangat Rendah?

Masyarakat umum tentu sudah tidak aneh lagi dengan penyakit kanker serviks, penyakit yang menyerang wanita dan menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian terhadap wanita. Namun, masyarakat belum banyak yang mengetahui bahwa kanker serviks dapat dicegah dengan mendapatkan vaksinasi HPV.

Padahal, jika dibiarkan dapat menyebabkan penyakit yang berujung kepada kematian. Namun hal ini masih belum terlalu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Karena ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui pentingnya mendapatkan vaksin HPV untuk investasi kesehatan mereka di masa mendatang.

Selain itu ternyata tak hanya wanita saja tetapi lelaki juga bisa terkena dampak yang disebabkan oleh virus Human Papilloma Virus atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus HPV.

Hal ini dibuktikan melalui Survei mandiri yang dilakukan melalui Google Form dengan melibatkan remaja lelaki dan perempuan berusia 17 sampai dengan 25 tahun. Sebanyak 57 % partisipan menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui apa itu vaksin HPV dan 92,5 % partisipan menyatakan bahwa mereka belum pernah mendapatkan vaksin HPV.

benarkah-sosialiasi-vaksin-hpv-masih-sangat-rendah

Ketidaktahuan masyarakat terhadap hal ini tentu saja akan berdampak kepada tingkat kematian yang disebabkan oleh virus HPV tersebut. Akan tetapi 85% partisipan yang teridiri dari remaja lelaki dan perempuan memilih untuk mendapatkan vaksin HPV jika mereka mengetahuinya sejak dulu.

Tentu saja jika masyarakat mengetahui informasi ini sejak dini, kita dapat mengurangi atau menurunkan tingkat kematian yang disebabkan oleh virus HPV terutama Kanker Serviks yang menjadi pembunuh wanita tanpa pandang usia.

Hal ini semakin menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat yang didapatkan dari memperoleh vaksin HPV dikarenakan kurangnya sosialisasi dari pemerintah kepada masyarakat mengenai hal ini.

Berikut beberapa saran/solusi kepada pemerintah yang dapat dilakukan untuk mensosialisasikan vaksin HPV kepada masyarakat:

  • Melakukan penyuluhan ke daerah2 diseluruh indonesia agar mereka mengetahui bahwa vaksin HPV dapat mencegah terjadinya kanker serviks, kutil kelamin dan lain sebagainya.
  • Memberikan dan melakukan pengenalan terhadap pentingnya mendapatkan vaksin HPV dan dampak yang ditimbulkan oleh vaksin hpv.
  • Pemberian materi tentang HPV dan Vaksin HPV di sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas agar mereka mulai mengenal dan mengetahui mengapa pentingnya mendapatkan vaksin tersebut.
  • Membuat iklan layanan masyarakat melalui media tradisional atau non tradisional agar penyampaian pesan lebih efektif dan efisien.

Dengan demikian kita dapat membantu mengurangi tingkat kematian yang disebabkan oleh virus HPV. Let’s Protect by Prevent! (Nabila Halimatusyadiah)

Advertisement

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.

Silakan tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*