Tips Memperlakukan Mantan Pasangan Agar Tetap Akrab

Tips Memperlakukan Mantan Pasangan Agar Tetap Akrab – Bagaimana kamu memperlakukan mantan? Apakah kamu menganggapnya sebagai teman, atau sebaliknya, menganggap mantan sebagai musuh? Ternyata cara memperlakukan mantan pasangan tergantung pada ego masing-masing orang lho.

Banyak cerita menyenangkan juga menyedihkan tentang hubungan seseorang dengan mantannya. Nah, latar belakang ini yang biasanya akan menentukan bagaimana kita bersikap kepada mantan.

Putus dengan pacar atau bercerai dengan pasangan, kerap meninggalkan sakit hati yang dalam sehingga kita kadang ingin melupakannya sama sekali. Namun di sisi lain, masih ada kenangan-kenangan indah yang membuat kita bisa ‘berdamai’ dengan hati, dan tetap melanjutkan hubungan dengan si dia sebagai teman atau saudara.

tips-memperlakukan-mantan-pasangan-agar-tetap-akrab

Nah, jika kamu sedang berada di posisi seperti ini dan bimbang untuk menentukan pilihan, yuk simak ulasan singkat tentang tips memperlakukan mantan pasangan ala tips-cewek.com berikut ini!

Tips Memperlakukan Mantan Pasangan Agar Tetap Akrab

Jangan Dekati Aku Lagi!

Jika sebuah hubungan sudah ‘dibumbui’ dengan kekerasan, maka satu-satunya cara yang terbaik adalah berpisah. Karena jika kita membiarkan diri, maka akan semakin membuat pasangan semakin bertindak semena-mena.

Tinggalkan dia dan lanjutkan hidup. Kenangan pahit dan trauma memang sulit dilupakan, sebaiknya jadikan hal itu sebagai pengalaman dan alarm bagi kamu untuk tidak jatuh pada lubang yang sama.

Selalu ada hal baik setelah hal buruk terjadi. Tetap percaya dan bersemangat!

Ini Sungguh Tak Adil

Terkadang kamu menyimpan dendam dengan sang mantan. Ada keinginan yang kuat untuk membuat hidupnya tak tenang. Tapi harus di ingat bahwa terobsesi membalas dendam dengan mantan bukanlah hal yang akan menjadikan kamu lebih baik.

Lebih baik move on saja, karena move on adalah cara yang terbaik untuk memaafkan dia dan memaafkan diri sendiri.

Pura-pura Tak Kenal Saja

Untuk beberapa orang, bersikap acuh mungkin menjadi solusi yang tepat daripada tetap berhubungan namun tak bisa menahan emosi untuk memancing amarah satu sama lain.

Selama sikap ini bisa membuat kamu dan sang mantan menjadi lebih baik, terapkanlah. Namun ingat, kamu masih memiliki peluang untuk bertemu lagi dengannya. Jika waktu memang bisa menyembuhkan, tak ada salahnya kan untuk bertegur sapa?

Seperti Tak Pernah Ada ‘Sesuatu’

Segalanya memang berubah saat kamu dan si dia sudah tak lagi bersama. Perpisahan memang terjadi secara baik-baik, atas kesepakatan kedua belah pihak, namun untuk mengakrabkan diri dengannya lagi terasa sangat aneh.

Percakapan terdengar formal dan tak menarik, sekedar basa-basi. Well, ini sangat wajar, karena kamu dan sang mantan sedang dalam tahap penyesuaian untuk memulai suatu hubungan yang baru dan berbeda dari yang sebelumnya.

Awkward, mungkin itu yang kamu rasakan. Tapi yang terjadi hendaknya bisa diatasi melalui obrolan ringan tentang kesibukan sehari-hari atau hobi. Jika berlanjut, bisa jadi kamu dan dia akan menjadi sahabat baik suatu hari nanti.

Malah Tambah Kompak!

Pastinya kamu akan hapal semua baik dan buruknya sang mantan. Saat tidak lagi menjalin hubungan sebagai pasangannya, kamu masih tetap ada untuk menjadi tukang kritiknya yang paling fair.

Kebersamaan yang dulu ada, kini menjadi alasan yang membuat kalian bisa memahami satu sama lain. Dia akan memberikan saran yang kamu minta, begitupun sebaliknya, bahkan dalam soal memilih pasangan yang baru.

Bersahabat baik dengan mantan pacar memang agaknya aneh, tak terkecuali kemungkinan adanya kasus cinta lama bersemi kembali. Jika kamu dan dia mempunyai alasan yang tepat atas perpisahan itu, tak perlulah lagi kembali kesana. Lihatlah hubungan yang kini kamu jalani dengannya.

Kehilangan kekasih namun mendapatkan seorang sahabat baik sebagai penggantinya itu hebat kok!

Advertisement

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.

Silakan tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*