Apakah Jerawat Sistik Itu? Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apakah Jerawat Sistik Itu? Dan Bagaimana Cara Mengatasinya? – Hampir sebagian besar remaja cewek pasti pernah memiliki jerawat di wajahnya. Tapi apakah kamu tau bahwa ada beberapa jenis jerawat, dan salah satunya adalah jerawat sistik (cystic acnes)?

Tidak semua orang pernah memiliki jerawat sistik, namun bagi yang pernah memiliki jerawat jenis ini pasti akan tahu bagaimana sakitnya jerawat bandel yang satu ini.

Cara mencegah jerawat bertambah parah
Image via Youtube

 

Apakah Jerawat Sistik Itu?

Jerawat sistik atau yang juga di kenal sebagai cystic acne adalah jerawat yang di akibatkan karena menumpuknya minyak dan kulit mati di bawah permukaan kulit. Tumpukan minyak dan kulit mati ini bisa dengan mudah terinfeksi oleh bakteri, dan hasilnya akan muncul inflamasi / pembengkakan pada kulit yang menimbulkan rasa sakit.

Dalam kondisi yang cukup parah, ukuran jerawat sistik dapat menjadi lebih besar daripada jerawat biasa dan menimbulkan kombinasi antara rasa sakit, rasa terbakar, dan iritasi.

Jika tidak di tangani dengan baik, jerawat sistik bisa menimbulkan bekas luka parut pada permukaan wajah. Apalagi jika kamu memencetnya secara paksa!

Jerawat sistik biasanya tumbuh di area dahi dan pipi, karena di area ini memproduksi cukup banyak minyak dan kulit mati.

Bagaimana Cara Mengatasi Jerawat Sistik?

Menurut dermatologist dr. Ava Shamban, jerawat sistik dapat di sebabkan oleh banyak faktor. Namun ada 5 faktor utama yang bisa menyebabkan munculnya jerawat sistik.

#1. Faktor genetik

Jerawat sistik dapat diturunkan secara genetik. Jadi kamu harus waspada jika orang tua kamu pernah memiliki jerawat sistik dimasa remajanya. Jerawat biasanya akan tumbuh saat memasuki usia pubertas.

#2. Faktor hormon

Hormon androgen dapat menstimulasi produksi minyak wajah secara berlebihan. Sebagian minyak ini akan terjebak di bawah kulit dan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Lonjakan hormon adalah hal yang normal untuk remaja, jadi sebaiknya kamu well-prepared untuk jerawat jika kamu masih berusia remaja.

#3. Faktor stress

Yup, stress atau tekanan psikis juga bisa memicu lonjakan hormon kortisol. Kortisol juga mampu menstimulasi produksi minyak pada permukaan kulit wajah.

#4. Faktor makanan

Makanan siap saji, makanan yang banyak mengandung lemak, atau goreng-gorengan bisa memperparah jerawat sistik.

#5. Faktor kurang tidur

Saat tubuh kelelahan karena kurang beristirahat, tubuh akan meningkatkan level cortisone yang berfungsi sebagai steroid. Cortisone berkaitan erat dengan kortisol yang bisa menjadi penyebab melimpahnya minyak wajah.

Lalu bagaimana cara mengatasi jerawat sistik?

Well, karena jerawat sistik bisa di sebabkan karena banyak faktor, maka kamu butuh beberapa usaha untuk mengatasinya secara maksimal.

Stay healthy!

Cara pertama untuk menghindari munculnya jerawat sistik adalah membiasakan hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang kaya dengan vitamin dan mineral, serta menghindari makanan yang berlemak dan siap saji.

Ada beberapa sayuran dan buah-buahan murah yang bisa membantu membantu mengatasi jerawat, misalnya pisang dan wortel. Pisang banyak mengandung vitamin B6 yang terbukti mujarab untuk membantu menyeimbangkan hormon tubuh, dan wortel memiliki kandungan beta-karoten untuk membuat kulit lebih halus.

Dari segi psikologis, hindarilah stress dengan cara berolahraga dan mengontrol emosi dengan baik.

Bersihkan wajah setiap hari

Jangan lupa membersihkan kulit wajah setiap hari dengan menggunakan sabun khusus untuk wajah yang di buat khusus untuk mengendalikan minyak wajah.

Jika kamu sering menggunakan make up, pastikan kamu mencuci bersih wajah sebelum berangkat tidur.

Advertisement

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar.

Silakan tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*