9 Alasan Kenapa Lebih Baik Menikah Di Usia Muda

Menikah adalah hal yang indah bagi pasangan yang saling mencintai dan sebenarnya tidak ada patokan berapa usia yang tepat untuk menikah. Asalkan memiliki kemampuan dan kematangan, menikah sangat dianjurkan untuk dilakukan.

9 Alasan Kenapa Lebih Baik Menikah Di Usia Muda

Banyak yg mengatakan bahwa usia-usia muda merupakan usia terbaik untuk menikah. Baik dari sisi kesehatan dan psikologis, usia muda bisa dikatakan usia yang paling ideal. Berikut beberapa alasan mengapa sebaiknya menikah di usia muda.

1. Lebih terjaga dari dosa

Dalam ajaran agama, menikah di usia muda adalah hal yang di anjurkan karena dapat mencegah terjadinya pergaulan bebas dan penyebaran penyakit kelamin yang berbahaya. Selain itu, menikah di usia muda juga memastikan konteks garis keturunan yang jelas.

2. Lebih bahagia

Hasil riset National Marriage Project’s 2013 di Amerika Serikat (AS) menunjukkan, persentase tertinggi orang yang merasa sangat puas dengan kehidupan pernikahan adalah mereka yang menikah di usia 20-28 tahun. Sebab mereka umumnya belum memiliki banyak ego-ambisi.

Pasangan muda lebih mudah menerima pasangan hidupnya. Bahkan, ketika sang suami belum mapan secara ekonomi dan akibatnya hidup “pas-pasan”, mereka tetap bisa enjoy dengan kondisi tersebut.

3. Mudah beradaptasi

Pengantin berusia muda memiliki toleransi yang tinggi terhadap perubahan, lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, keluarga pasangan, dan kebiasaan buruk pasangan.

Hal yang demikian tidak terjadi pada pasangan penganting yang telah berusia matang.

4. Lebih puas untuk urusan intim

Pasangan yang menikah di usia 20-an cenderung melakukan hubungan intim lebih sering daripada mereka yang menikah lebih lambat. Hasil studi Dana Rotz dari Harvard University pada 2011 menunjukkan, menunda usia menikah empat tahun terkait dengan penurunan satu kali hubungan intim dalam sebulan.

Sedangkan dalam tingkat kepuasan, menikah di usia muda – diantaranya dengan dukungan fisik yang masih prima- membuat suami istri lebih menikmati keadaan intim.

5. Belajar kedewasaan

Belajar menjadi lebih dewasa dengan orang yang kita cintai adalah fase hidup yang menyenangkan. Bisa menjadi lebih bertanggung jawab. Daripada sebelumnya saat belum menikah, seseorang akan bisa lebih bertanggung jawab karena tuntutan atau keadaan yang memaksa harus seperti itu.

6. Emosi lebih terkontrol

Menikah di usia muda terbukti lebih cepat mendewasakan pasangan tersebut. Dalam arti, menikah dan berumah tangga membuat seseorang lebih terkontrol emosinya. Ini dipengaruhi oleh ketenangan yang hadir sejalan dengan adanya pendamping dan tersalurkannya “kebutuhan batin.”

Hasil studi sosiolog Norval Glenn dan Jeremy Uecker pada tahun 2010 mendukung hal ini. Menurut hasil studi tersebut, menikah pada usia muda akan lebih bermanfaat dari sisi kesehatan dan mengontrol emosi.

6 Bersama-sama mengejar mimpi

Masa muda adalah masa mengejar impian. Di sinilah letak serunya menikah muda, Anda dan pasangan masih memiliki semangat yang tinggi dalam mengejar cita-cita. Tak sebatas itu saja, dukungan yang diberikan pun lebih konkrit dan nyata.

7. Lebih mudah meraih kesuksesan

Sebagian orang menunda menikah dengan alasan mencapai jenjang karir tertentu atau hidup mapan terlebih dahulu. Padahal, saat seseorang telah menikah, ia menjadi lebih tenang, merasakan sakinah.

Dengan ketenangan dan stabilnya emosi ini, ia bisa lebih fokus dalam meniti karir dan beraktifitas apa pun. Karenanya tidak mengherankan jika banyak orang-orang yang sukses di usia 40-an adalah mereka yang menikah di usia 20-an.

8. Faktor reproduksi

Peluang memperoleh anak lebih tinggi, dibandingkan pengantin wanita berusia lebih dari 35 tahun. Ini adalah keuntungan menikah muda.

9. Lebih baik bagi masa depan anak-anak

Lebih baik bagi masa depan anak-anak di sini bukan berarti menikah di usia muda memungkinkan anak sudah dewasa saat Anda pensiun. Meskipun, hal itu juga bisa menjadi salah satu pertimbangan.

Namun yang lebih penting dari itu, menikah di usia muda dan memiliki buah hati di usia muda, saat Anda belum mapan secara ekonomi berarti kamu dapat mendidik anak-anak secara langsung merasakan pahit getirnya kehidupan. Artinya mereka telah mencicipi perjuangan Anda. Dan jangan sampai anak-anak hanya tahu fasilitas dan hidup enak tanpa merasakan hidup adalah perjuangan.

Simpulan

Nah, buat kamu yang sudah benar-benar matang dan siap untuk berumah tangga, tidak salah untuk meneruskan hubungan dengan seorang cowok ke jenjang yang lebih tinggi.

Ada banyak pertanyaan tentang menikah muda yang di sampaikan ke tips-cewek.com, oleh karena itu, kami mengumpulkan masalah/kendala menikah muda di artikel 7 Kendala Menikah Muda Yang Sering Muncul, silakan baca artikel tersebut jika kamu memiliki masalah tentang pernikahan di usia muda.

Pencarian terkait:

menikah muda, nikah muda, menikah di usia muda, menikah, tips menikah muda, menikah usia muda, Keuntungan menikah muda, alasan nikah muda, tips nikah muda, alasan menikah muda

Advertisement

15 Komentar

  1. Assalamualaikuu. Saya delima min, mau tanya saya umur 22 tahun dan calon suami saya 26 tahun. Dan kami akan menikah di bulan 12 besok. Tetapi teman2 saya mengejek knp harus cepat2 menikah. Bagaimana cara menjawab ejekan teman saya ya min?

    • 22 memang usia yang masih terbilang muda. akan tetapi, usia muda bukanlah halangan untuk saling menghalalkan, selama kamu dan calon pasangan sudah benar-benar siap untuk berkeluarga. don’t worry, be happy! menikah adalah hal yang baik. :)

  2. Assalamualaikum kak? Saya Anto umur 18 tahun pacar saya umur 19 tahun rencana saya menikah di tahun 2019 yaitu umur saya sudah 20 tahun soal pekerjaam alhamdulillah saya sudah punya warung makan untuk melanjutkan usaha orang tua kebetulan juga cewe saya kuliah udah semester 3 apakah saya sudah bisa untuk melaksanakan pernikahan?

  3. Nikah muda itu banyak tantangannya, yang paling penting adalah siap dalam segi ekonomi. Okelah siap dari segi mental dan fisik, tapi untuk segi kebutuhan harian ketika paska nikah juga diperhatikan.
    Emangnya keluarga mau dikasih apa kalau nggak punya penghasilan/uang?
    Mau minta ke Ortu?
    Terus buat apa nikah kalau masih minta ke Ortu?

  4. Ka saya mau tanya gimana solusinya saya berusia 21thn dan pacar saya 26thn kami berdua berniat untuk menikah keluarganya pun sudah merestuinya namun kendala di ayah saya yg blm rela mengikhlaskan saya dikarenakan saya adalah tulang punggung keluarga. Apa yg harus saya lakukan? Usia pacar saya sudah matang dan dy pun punya pekerjaan tetap

    • saran kakak, berikan pengertian kepada ayah kamu dan rencanakan karir/pekerjaan kamu paska menikah. pastikan kamu tetap bisa berkontribusi untuk keluarga yang selama ini membesarkan dan menyayangi kamu.

  5. Assalamualaikum, nama saya rendy umur 21 tahun sedangkan usia cewek saya 20 th, kami sudah mantap ingin menikah, tapi saya masih ada cicilan motor, kata orang tua saya sebaiknya di beresin dulu cicilannya . kira” saya harus gimana ya , mohon sarannya

    • wa’alaikum salam rendy! Wah sudah semangat ya mau seriusan. Memang ada benarnya apa yg di sampaikan ortu, bersabarlah dan selesaikan kewajiban kamu dulu. Jaga agar relationship kalian selalu dalam kondisi yang sehat dan bertanggung jawab.

  6. Asslm. Saya mau cerita sedikit, umur saya 18thn sdgkan pacar saya 25 tahun, kami beda 7tahun. Entah kenapa saya kepengen serius dan kepengen nikah diantara 3/4 tahun lagi, dan pacar saya blg dia tergantung sayanya, dia sendiri udah siap. Menurut Mimin gimana ya baiknya?

    • Wa’alaikum salam, usia cowok kamu udah cukup matang, 25 tahun. Usia kamu juga udah dewasa kok. Silakan di planning gimana kedepannya. Kalo kamu siap mental, silakan lanjut serius! Good luck!

  7. assalamualaikum kak ,aku perempuan Usia 21 th dan masih kuliah semester 4 tapi sudah bekerja .
    aku mau tanya dan minta saran ,aku punya pacar yg usianya 25 th kebetulan kita 1 kantor.
    usia pacaran kita sih masi seminggu ya masih seumur jagung banget wkkw ,tapi saat dya ngungkapin semua perasaannya ke aku dya udah punya tujuan yg bukan hanya sekedar pacaran tapi ada renca kedepan yang baik yaitu Menikah . bahkan oramg tuanya pun belum pernah liat aku secara langsung tapi ya mereka ingin cepet2 aku dibawa kerumah Pacar ku.
    dya itu ngajakin aku untuk nabung bareng ,cuma yg aku bingungin kalo nabung bareng itu Resiko nya apa ,negatif dan positifnya apa ya kak ? terima kasih

    • Wa’alaikumsalam Laras. Bagus kok kamu udah punya cowok yang emang mau serius dan dari segi usia, umur si cowok udah cukup matang. Memang ada beberapa pasangan yang merencanakan pernikahan dengan menabung bareng. Ada kerugiannya? Secara teknis sih nggak ada, selama itung-itungannya jelas. Idealnya memang pihak cowok yang membiayai pernikahan, tapi kalo mau urunan juga bisa.

  8. mbak saya ingin bertanya,
    umur saya 20 tahun sedangkan pacar saya sudah memasuki 25 tahun, dan sudah memiliki pekerjaan yang sangat mapan.
    kami berencana untuk menikah, tapi orang tua saya tidak menginginkan saya untuk menikah muda,
    alasannya karena saya masih kuliah, dan belum memiliki pekerjaan,
    padahal si doi ini mbak ingin menguliahkan saya hingga s2 nanti.
    menurut mbak bagaimana kami harus meyakini kedua orang tua saya agar mengizinkan kami untuk menikah muda.

    mohon di jawab mbak

    • hai Kiki, cowok kamu sudah mapan ya? nah, cobalah jelaskan ke ortu kamu bahwa dia secara finansial udah siap untuk menafkahi kamu. selain itu, jelaskan juga bahwa kehamilan bisa di tunda kok sampai kamu selesai kuliah dan kerja. silakan konsultasikan ke dokter/bidan untuk mendapatkan kontrasepsi yang pas.

Silakan tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*