Fakta dan Mitos Makanan Penyebab Keputihan

Sponsors


Sebagian cewek mempercayai bahwa makanan atau buah-buahan tertentu jika di konsumsi dapat memicu terjadinya vaginal discharge alias keputihan. Sebenarnya asumsi atau kepercayaan semacam ini belum tentu 100% benar, karena keputihan bisa di sebabkan banyak faktor, antara lain siklus menstruasi, kondisi hormon di dalam tubuh, atau juga bisa di sebabkan oleh infeksi jamur.

Fakta dan Mitos Makanan Penyebab Keputihanimage via womanshealth.com

Untuk menyanggah asumsi bahwa makanan atau buah-buahan tertentu dapat menyebabkan keputihan, berikut ini redaksi tips-cewek.com akan mengangkat topik tentang fakta dan mitos makanan penyebab keputihan. Let’s check this out!

#1. Buah nanas

Buah nanas adalah buah yang sangat mudah di dapatkan di Indonesia. Rasanya sangat unik dan sering sekali di jadikan sebagai bahan tambahan pada masakan.

Buah nanas sering sekali di hubungkan sebagai penyebab keputihan, padahal hal tersebut hanyalah sebuah mitos. Buah nanas tidak memiliki hubungan dengan keputihan, bahkan vitamin dan gizi yang terdapat di dalam buah nanas memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan kita.

Buah nanas memiliki serat yang bermanfaat untuk memperlancar proses pencernaan dan mempermudah proses buang air besar. Selain itu, nanas juga memiliki kandungan asam amino triptophan yang berfungsi sebagai pencegah terjadinya depresi. Kandungan antioksidan dan beta karoten yang terdapat di dalam buah nanas juga dapat mencegah terjadinya katarak pada mata.

#2. Mentimun

Sebagian masyarakat Indonesia juga mempercayai bahwa mentimun menyebabkan keputihan, mentimun menyebabkan becek, atau bahkan mentimun menyebabkan kista pada rahim.

Apakah kepercayaan bahwa mentimun menyebabkan keputihan adalah benar?

Jawabannya adalah tidak benar. Mentimun secara medis tidak pernah terbukti sebagai penyebab keputihan atau becek pada organ intim wanita. Mentimun memiliki banyak kandungan vitamin A, B dan C. Selain itu mentimun juga memiliki kandungan mineral seperti mangan, silika, dan potasium yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan kehalusan kulit serta membantu pengobatan pada diabetes.

Sponsors


#3. Pisang

Buah pisang juga merupakan buah yang sangat mudah ditemukan di nusantara. Pisang memiliki banyak kandungan gizi seperti vitamin C, vitamin E, mineral fosfat, kalium, dan sebagainya.

Pendapat yang beredar di masyarakat adalah cewek dilarang untuk mengkonsumsi atau memakan buah pisang dalam jumlah yang banyak, karena dapat menyebabkan bahaya kesehatan. Hal ini juga tidak sepenuhnya dapat di benarkan.

Ahli gizi dari Institut Pertanian Bandung, Prof. Ir Ahmad Sulaiman, MS Ph.D menjelaskan bahwa konsumsi buah pisang memang dapat meningkatkan libido, namun secara medis tidak pernah terbukti bahwa buah pisang dapat menyebabkan keputihan.

#4. Terong

Terong juga sering dianggap oleh masyarakat Indonesia sebagai biang keladi terjadinya keputihan. Padahal sebaliknya, terong adalah makanan yang sehat untuk di konsumsi. Terong memiliki kandungan senyawa fikosianin yang dapat mencegah terjadinya sindrom Alzheimer.

Selain itu, terong juga memiliki kandungan resveratrol. Resveratrol adalah salah satu senyawa polifenol yang terdapat pada tumbuhan dan sering dimanfaatkan dalam bidang medis untuk mencegah kanker, melindungi jantung, dan mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan umur, seperti diabetes, inflamasi, penyakit neurodegeneratif, dan penyakit kardiovaskular.

#5. Minuman bersoda

Minuman bersoda kalengan yang banyak mengandung gula atau pemanis memang dapat menyebabkan masalah kewanitaan. Minuman bersoda dapat membantu pertumbuhan jamur atau kapang di area intim wanita. Oleh sebab itu, usahakan untuk tidak mengkonsumsi minuman bersoda secara berlebihan.

#6. Buah-buahan kering

Buah-buahan yang di keringkan seperti kismis, pisang salai, dan sebagainya memiliki kandungan fruktosa yang tinggi. Kandungan fruktosa yang tinggi di dalam tubuh manusia bisa menyebabkan pertumbuhan jamur dan mikro organisme di daerah kewanitaan.

Simpulan

Dr. Yusrawati, Sp.OG dari Universitas Andalas, dalam tulisannya menyebutkan bahwa secara umum, buah-buahan yang banyak di dapati di Indonesia tidak menyebabkan terjadinya keputihan atau becek di bagian intim wanita. Akan tetapi, ada baiknya bagi kita untuk mengurangi konsumsi makanan-makanan olahan yang dapat membantu pertumbuhan jamur di dalam tubuh, seperti makanan yang di fermentasi (keju, makanan kalengan, dan sebagainya), makanan yang di keringkan, dan makanan yang banyak mengandung gula.

Ingin sharing atau berkontribusi tulisan di tips-cewek.com? Mudah kok... cukup kirimkan tulisan kamu di halaman berikut ini.

Sponsors


Pencarian terkait:

makanan penyebab keputihan

4 Comments on “Fakta dan Mitos Makanan Penyebab Keputihan”

    1. Keputihan (vaginal discharge) adalah mekanisme alami tubuh yang membuat area intim dalam keadaan tidak kering/lubrikasi dan terlindungi dari infeksi dari luar. Jadi keputihan adalah hal yang biasa selama jumlah, konsistensi, dan warnanya wajar.

  1. Syukurlah kalau semua itu hanya mitos,karna saya salah satu orang yang suka makan buah timun…
    Pertamanya saya baca kalau mentimun penyebab keputihan saya bnar2 takut untuk mengkonsumsi mentimun…
    Tapi setelah saya baca artikel ini,saya skrang legaa,saya bisa mkan buah mentimun lagi….
    Makasih kak untk informasi nya…
    Sangat bermanfaat sekali…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *