Keuntungan dan Kerugian Mempunyai Pasangan Yang Lebih Tua

Ada banyak curhat yang masuk ke redaksi tips-cewek.com, terutama curhat yang berkaitan tentang relationship yang terkendala usia. Yup, ada banyak cewek yang merasa ada sesuatu yang mengganjal jika mereka memiliki pasangan yang usianya terpaut jauh padahal pasangan mereka tersebut sudah serius untuk membina hubungan ke jenjang yang lebih jauh.

Keuntungan dan Kerugian Mempunyai Pasangan Yang Lebih Tuaimage via pexels.com

Apakah memiliki pasangan yang lebih tua itu adalah hal yang salah? Well, jawabannya tentu saja TIDAK! Nggak ada salahnya kok untuk memiliki pasangan atau calon yang usianya jauh di atas kita.

Memang ada beberapa keuntungan dan kerugian mempunyai pasangan yang lebih tua, dan dalam tulisan kali ini redaksi tips-cewek.com akan mencoba menjelaskannya secara ringkas dan padat tentang hal tersebut.

Keuntungan dan Kerugian Mempunyai Pasangan Yang Lebih Tua

#1. Keuntungan pertama: mereka lebih berpengalaman

Pasangan cowok yang usianya lebih tua daripada kita tentunya sudah lebih banyak menjalani masa-masa sulit dan mudah di dalam kehidupannya.

Kondisi sulit dan mudah yang telah mereka lalui akan memberikan pelajaran berharga dan pengalaman yang mungkin akan memberikan dampak positif bagi kita.

Selain itu, pengalaman juga akan membuat mereka untuk lebih siap untuk mempersiapkan masa depan.

#2. Keuntungan ke dua: biasanya mereka lebih mapan

Salah satu keuntungan memiliki pasangan yang lebih dewasa, terutama pasangan yang sudah lama memiliki pekerjaan tetap adalah biasanya mereka sudah mapan alias secara finansial sudah tercukupi dan siap untuk memberikan biaya hidup.

Kesiapan finansial mereka mungkin memiliki level yang lebih jauh jika di bandingkan dengan cowok yang baru saja lulus sekolah atau kuliah.

#3. Keuntungan ke tiga: mereka adalah tempat sharing yang baik

Sebagaimana yang di jelaskan di atas, bahwa cowok yang usianya lebih matang atau dewasa memiliki pengalaman hidup yang lebih banyak.

Dengan pengalaman yang lebih banyak, biasanya mereka lebih tahu tentang cara menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, kamu bisa sharing dan bertanya tentang banyak hal pada mereka, misalnya masalah karir, masalah pekerjaan, masalah sosial, dan sebagainya.

Ingat, pengalaman adalah guru terbaik!

#4. Keuntungan ke empat: emosi mereka lebih stabil

Pasangan yang lebih dewasa cenderung memiliki sisi emosi stabil atau pembawaan yang lebih tenang.

Kenapa emosi mereka cenderung lebih stabil? Jawabannya adalah karena mereka lebih berpengalaman dalam melewati naik dan turunnya roda kehidupan. Sehingga mereka tahu cara menenangkan dan mengendalikan emosi.

#5. Keuntungan ke lima: mereka lebih romantis!

Yep, cowok yang lebih dewasa juga bisa menjadi sangat romantis kepada pasangan yang benar-benar mereka sayangi.

Bagaimana dengan kekurangannya? Let’s check this out!

#1. Kekurangan pertama: “He is mr. Perfect!”

Hal ini mungkin adalah kekurangan yang paling menonjol jika kamu memiliki pasangan yang lebih tua. Mereka cenderung bersifat perfeksionis.

Mereka selalu berada di “jalur” yang mereka senangi dan lebih posesif, sehingga kamu harus terkadang terpaksa harus mengikuti mood dan keinginan mereka.

#2. Kekurangan ke dua: komitmen mereka di pertanyakan

Kamu patut curiga kalau pasangan kamu adalah cowok yang udah cukup dewasa dan mapan tapi masih single.

Karena bisa jadi mereka sudah pernah beberapa kali menjalin relationship, namun relationship yang mereka jalani sebelumnya selalu kandas di tengah jalan. Ini bisa jadi tanda bahwa mereka tidak memiliki komitmen yang kuat atau tidak serius dalam membina relationship.

#3. Kekurangan ke tiga: perspektif sosial yang tidak tepat

“Ah, dia itu ketuaan buat kamu! Cari yang muda dikit dong.”

Pernah mendengar ucapan seperti itu dari ortu atau teman-teman kamu? Udah biasa kok, kamu tidak sendirian.

#4. Kekurangan ke empat: mereka lebih serius dalam segala hal

Kamu mungkin akan sedikit kesulitan saat akan mengajak si dia jalan-jalan ke mall, pergi ke pesta ulang tahun teman, atau sekedar hangout di tempat yang asik. Karena bagi mereka waktu mereka untuk bersenang-senang jumlahnya sangat terbatas.

Okay girls, demikianlah beberapa keuntungan dan kerugian mempunyai pasangan yang lebih tua yang dapat di rangkum oleh redaksi tips-cewek.com. Semoga bisa memberikan wawasan baru dan bermanfaat buat kamu!

Advertisement

6 Komentar

  1. Hai kak aku mau nanya. Sekarang aku lagi suka cuma aku pendem aja sih dia jauh lebih tua 6 tahun dari aku, dia udah mapan kami deket kok dan planing dia menikah 2 tahun lagi. Gimana ya biar dia tuh milih aku hehe? Soalnya dia tuh care sama aku, dan dia juga tau kalo aku suka sama dia, tapi dia emang suka bercanda orangnya. Nah itu yang bikin aku mulai suka, kira aku cuma kagum tapi dari sifat dan sikapnya tuh buat deg degan terus hehe.. Dan kita tuh ada sama sama panggilan khusus dan itu cuma buat aku. Wajar sih dia masih pilih pilih cari wanita yang berkualitas buat di jadiin istri, dia itu seoran Pns salah satu guru dan menjabat wakasek termuda hehe.. Terus aku harus bagaimana ya ka? Apa aku diem aja atau aku buktiin dalam 2 tahun ini aku juga bisa mapan kaya dia.

    Jadi curhat kan hihihi

  2. Hai kak aku mau nanya. Sekarang aku lagi suka cuma aku pendem aja sih dia jauh lebih tua 6 tahun dari aku, dia udah mapan kami deket kok dan planning dia menikah 2 tahun lagi. Gimana ya biar dia tuh milih aku hehe? Soalnya dia tuh care sama aku, dan dia juga tau kalo aku suka sama dia, tapi dia emang suka bercanda orangnya. Nah itu yang bikin aku mulai suka, kira aku cuma kagum tapi dari sifat dan sikapnya tuh buat deg degan terus hehe.. Dan kita tuh ada sama sama panggilan khusus dan itu cuma buat aku. Wajar sih dia masih pilih pilih cari wanita yang berkualitas buat di jadiin istri, dia itu seoran Pns salah satu guru dan menjabat wakasek termuda hehe.. Terus aku harys bagaimana ya ka? Apa aku diem aja atau aku bujtiin dalam 2 tahun ini aku juga bisa mapan kaya dia.

    Jadi curhat kan hihihi

    • Hai Syafitri, coba cari informasi status dia saat ini, apakah bener-bener masih single atau nggak. Kalo fix masih single, yo wis.. coba kasih dia tanda-tanda agar bisa lebih peka ke kamu. Good luck, dan semoga jodoh!

  3. halo kak, aku mau tanya… Aku lagi deket sama cowok yg umurnya terpaut jauh sama aku, sekitar 9 tahun. Dia serius dan berniat mengajak aku menikah 2 tahun lagi, tapi umurku sekarang masih 16 tahun. Menurut kakak gmna ?

    • Kalo emang serius, minta dia ketemuan sama ortu. Terus, pastikan kamu jaga diri untuk menghindari hal-hal yang tidak dapat di pertanggung jawabkan.

    • hmm, hampir mirip dengan kejadian yang saya alami.
      kalau saya lagi dekat dengan pria yang jarak umurnya dengan saya terpaut 11 tahun.
      umur saya sekarang 22 Tahun, dia 33 Tahun. dia menyesak saya untuk menikah dengan dia bulan depan, sedangkan saya masih pengen yang namanya bergaul dengan teman teman, tapi setelah saya pikir matang matang ternyata ada baiknya juga kalo nikah cepet sama dia, kalo ditunda lagi umur dia nanti semakin bertambah. akhirnya saya beranikan diri bawa dia ke orang tua saya. dia dah minta ijin mau meminang saya, jika diijinkan oleh orangtua saya minggu depan dia janji bakalan bawa orangtuanya kerumah saya. tapi ternyata kecewa yang kami rasa. Orangtua saya gak merestui hubungan kami (walau saat itu hubungan kami tidak pacaran, karena saya gak mau pacaran, begitu ada yang niat baik lebih baik langsung aja melamar). alasan orangtua saya bahwa umur kami terlalu kauh jaraknya, aku masih muda sedangkan dia umurnya sudah segitu, orangtua saya berpikir matang matang gimana nasib anaknya kedepan, gimana nanti kalo kami dikaruniai anak, anak masih kecil, saya masih muda, sedangkan dia sudah berumur, kasian sayanya nanti kata orangtua saya. ya pada akhirnya kami harus salaing merelakan satu sama lain, walau perih, kami harus ikhlas. sampe sekarang kami masih berkomunikasi dengan baik. ya kalo jodoh siapa yang tau. bisa jadi kami memang berjodoh, walau sudah begini yang namanya hati kan siapa yang tau, kalo ankaknya dan calonnya usaha keras meyakinkan orangtua pasti orangtua bakalan luluh juga. satu lagi kendalanya, orangtua saya mengijinkan saya menikah selambat lambatnya umur 25, secepatcepatnya umur 24 tahun. dan katanya kalo cari calon suami yang jarak jarak 5 tahun atau kurang dari 5 tahun, jangan yang terlalu jauh jarak umurnya. :( hmmm jadi sedih

Silakan tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*